Google

Monday, December 11, 2006

Sosial Budaya

Permasalahan pembangunan sosial dan budaya yang menjadi perhatian utama antara adalah lain adalah masih rendahnya derajat kesehatan dimana 28,98% penduduk yang mengalami gangguan kesehatan dan 31,99% dari balita yang tidak pernah mendapatkan lmunisasi. Status gizi dan tingkat kesejahteraan sosial masyarakat; masih rentannya ketahanan budaya dan belum diberdayakannya kesenian dan pariwisata secara optimal karena masih adanya kesenian, kebudayaan tradisional, peninggalan purbakala yang masih terpendam serta obyek-obyek wisata yang belum termanfaatkan, masih rendahnya kedudukan dan peranan perempuan di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan; masih rendahnya partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan nasional, belum membudayanya olah raga dan masih rendahnya prestasi olah raga. Permasalahan tersebut akan diatasi melalui pelaksanaan program pembangunan yang mengacu pada arah kebijakan sosial dan budaya yang telah dimanfaatkan dalam GBHN 2001 - 2005. Strategi yang digunakan dalam melaksanakan pembangunan bidang sosial dan budaya adalah desentralisasi; peningkatan peran serta masyarakat termasuk dunia usaha; pemberdayaan masyarakat termasuk pemberdayaan perempuan dan keluarga; penguatan kelembagaan termasuk peningkatan koordinasi antar sektor dan antar lembaga.

Adapun peluang yang dapat diraih adalah kesadaran masyarakat akan hidup sehat, ditetapkannya Tana Toraja sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata, tersedianya potensi generasi muda yang berkualitas, tingginya semangat olah raga di kalangan generasi muda, perhatian terhadap gender dan adanya budaya kerja keras dari kaum wanita.

Kesehatan dan Kesejahtaraan Sosial
Meningkatkan Kualitas / Derajat Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan dengan pendekatan paradigma sehat yang berwawasan kesejahteraan. Meningkatkan kualitas pelayanan serta sarana dan prasarana kesehatan. Meningkatkan fungsi dan peranan lembaga - lembaga pemerintahan masyarakat dalam rangka kepedulian pelayanan sosial.
Memgupayakan kesadaran rasa memiliki, menjaga dan memelillara pasilitas yang ada.
Kebudayaan, kesenian dan Pariwisata
Menggali, merumuskan dan mengembangkan nilai - nilai budaya dan adat istiadat dalam rangka memberikan rujukan nilai terhadap perilaku kehidupan dan peningkatan budaya masyarakat. Mengembangkan dan menimbah kualitas kebudayaan daerah yang bersumber dari warisan leluhur. Mengembangkan sikap kritis terhadap nilai - nilai dan budaya luar untuk menghadapi tantangan pembangunan daerah di masa depan. Memantapkan peranan lembaga - lembaga adat dan kesenian dalam rangka mengembangkan dan melestarikan apresiasi nilai - nilai kesenian tradisional. Menjadikan kebudayaan dan kesenian tradisional sebagai wahana pembangunan dan pengembangan pariwisata. Memantapkan pembangunan dan pengembangan pariwisata melalui upaya - upaya ekstensifikasi, intensifikasi, serta diversivikasi obyek dan daya tarik wisata dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia pelaku pariwisata dalam rangka pelayanan prima kepariwisataan. Menciptakan kemudahan - kemudahan dan suasana kondusif untuk menjalin kerjasama dengan pihak luar atas prinsip saling menguntungkan. Meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam menunjang pembangunan dan pengembangan pariwisata.
Menciptakan suasana yang aman bagi wisatawan baik dari mancanegara maupun domestik.

Pemuda dan Olah Raga
Mengembangkan iklim yang kondusif bagi generasi muda dalam mengaktualisasikan segenap potensi, bakat dan minat yang di miliki menuju terciptanya generasi muda yang berkualitas. Menumbuhkembangkan budaya olah raga guna meningkatkan kualitas manusia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang baik.Mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Memberdayakan organisasi kepemudaan dalam upaya melindungi segenap generasi muda dari bahaya desktruktif terutama bahaya penyakit menular dan penyalahgunaan narkoba.
Meningkatkan fasilitas dan pembinaan minat serta bakat olah raga demi tercapainya sasaran prestasi yang membanggakan.

Pemberdayaan Perempuan
Meningkatkan peranan perempuan dalam pembangunan di segala bidang.Meningkatkan kualitas dan kemandirian perempuan melalui pemberdayaan organisasi perempuan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya, etika, moral dan agama.
Meningkatkan penegakan hukum dan penghormatan terhadap harkat dan martabat perempuan dalam segala aspek pembangunan.

No comments: