
Sebelum Belanda menguasai daratan ketinggian ini pada abad ke-20 Masehi tidak ada satu kata pun yang diberikan kepada nama dari agama mereka selain ada kata "aluk" yang mengaju kepada suatu kebiasaan ritual dan masalah kehidupan sehari-hari yang harus dikendalikan, seperti ; cara adat sebuah rumah dibangun, beras dimasak, anak-anak dan kepala desa disapa, berapa jumlah kerbau yang harus dikorbankan di upacara adat kematian, kapan dimulai dan sebagainya. Salah satu dari dasar ajaran selalu ada adalah saling memberi dan menerima antar mereka. Anugrah dan kutukan selalu terjadi antar yang hidup dengan spirit dari nenek moyang mereka.
Upacara kematian adalah upacara yang paling bergengsi di dalam tradisi orang Toraja. Tana Toraja mempunyai banyak atraksi untuk wisatawan. Didaerah pengunungan yang sejuk ini ( ketinggian kurang lebih 800 - 1000 meter diatas permukaan laut ), pemandangan yang khusus, para pengrajin harmonis dengan keheningan dan keindahan yang alami. Walaupun lebih dari setengah penduduk telah memeluk agama Kristen, mereka tetap berbangga dengan warisan kebudayaan nenek moyang mereka. Dan senantiasa ramah menerima para wisatawan dengan upacara ritualnya.
No comments:
Post a Comment